Apa Kata Mahasiswa tentang Wajah Baru Kantin Teknik?

0
829

AksaraNews, Bandung (5/4/2018) – Mulai Senin (2/4), Kantin Teknik di Universitas Telkom yang baru saja direnovasi mulai beroperasi. Sebelumnya, proses renovasi Kantin Teknik (Kantek) akan dibangun bersamaan dengan Bussines Center (BC) yang nantinya dijadikan Green House. Namun kantin dengan tampilan baru ini menimbulkan pro dan kontra dikalangan mahasiswa maupun pihak-pihak yang ada di kantin tersebut.

Bagi beberapa pihak, seperti Sri, salah satu pedagang di Kantin Teknik, omzetnya meningkat sejak ia pindah ke lokasi baru Kantin Teknik. “Di Kantin yang baru ini ada kemajuan, kalau di kantin yang lama omzet rendah dan fasilitasnya masih kurang.” Ungkap Sri. Meskipun mengaku lebih senang dengan tampilan baru Kantin Teknik, Sri mengungkapkan jika ada beberapa kendala yang dialami di bangunan baru tersebut. Beberapa kendala seperti toilet rusak dan tidak adanya musala.

Hal serupa juga disampaikan Yoga, Teknik Elektro tahun 2014, “Kalau bisa fasilitas toilet dan musala disegerakan.” Hal tersebut mengingat di kantin baru masih belum tersedia musala sebagai tempat beribadah umat muslim dan WC yang tersedia masih kurang terjaga perawatannya.

Meskipun memerlukan adaptasi dengan keadaan kantin yang baru, Fikri, merasa kantin yang saat ini berdiri di belakang Fakultas Rekaya Industri tersebut lebih modern dan lebih luas. Mahasiswa Teknik Elektro tahun 2014 tersebut juga menambahkan, “Disini (kantin yang baru) lebih nyaman, dan lebih adem.”

Beberapa mahasiswa lain juga merasakan jika tampilan dari Kantin baru Teknik bukan solusi dari kenyamanan kantin yang lama. Seperti yang diungkapkan Gita Novita Putri, Sistem Komputer 2016, “Kantin yang baru tempatnya terlalu kecil, pengap, sempit, dan jarak antar tempat kurang luas.”

Di Kantin Teknik yang baru juga sangat terasa hawa panas menyengat. Hal tersebut dipertegas Harude, jurusan Informatika 2015, “Tempatnya (Kantin Teknik) terlalu silau atau terang.” Harude mengungkapkan kurangnya pepohonan yang ditanam di sekitar kantin membuat keadaan kantin lebih panas dan kurang rindang. Selain itu tidak ada fasilitas pendingin ruangan seperti kipas angin untuk membantu mengurangi masalah tersebut.

Harude juga berharap luapan air hujan yang sempat membanjiri Kantin Teknik pada Selasa (3/4) tidak terulang lagi. Sehingga pembeli maupun penjual dapat merasa lebih nyaman. Untuk itu, Harude berharap adanya perbaikan drainase atau resapan air.

Penulis: Dina Fadhilah Salma

Editor: Milati Hanifah