Featured

Bubur Ubi, Salah Satu Karya Bapak Cerita Pendek Jepang

AksaraFeature, Bandung (08/12/2021) – Akutagawa Ryunosuke merupakan sastrawan jepang yang hidup di Era Taisho (1912-1926). Sepanjang karirnya, beliau menulis banyak cerita pendek hingga dijuluki Bapak Cerita Pendek. Salah satu karyanya berjudul “Imogayu” atau jika diterjemahkan berarti “Bubur Ubi”, yang terbit pada tahun 1916. Cerita pendek tersebut sudah diterjemahkan ke bahasa Indonesia oleh Penerbit Mai, dalam buku kumpulan cerita pendek berjudul Kaki Kuda yang terbit pada Juli 2021. Tepatnya pada halaman 83-123.

Cerita pendek tersebut (selanjutnya disebut dengan bubur ubi) menceritakan kisah seorang Goi (urutan Kelima pangkat Samurai) yang namanya tak disebutkan, dengan penampilan yang tidak menyenangkan mata. Penampilannya itulah yang membuat hidup dan perlakuan orang-orang di sekitarnya kurang mengenakkan. Walau begitu, dia tetaplah seorang manusia yang memiliki makanan kesukaan, yaitu bubur ubi. Goi yang jarang sekali merasakan nikmatnya makanan tersebut tiba-tiba mendapatkan tawaran untuk memakannya sampai puas.

Cerita pendek tersebut ditulis dengan cara dan sudut pandang yang cukup unik, seperti menceritakan sebuah kisah nyata. Bisa dibilang alur ceritanya cukup sederhana, namun maknanya cukup mengena di hati. Selain itu, perubahan sikap dan perilaku tokoh Goi terasa menarik sekaligus menggelisahkan di saat bersamaan. Karena merupakan karya terjemahan terdapat istilah asing yang cukup sering muncul, yang dapat menimbulkan kebingungan bagi pembacanya hingga harus membaca ulang makna kata tersebut. Secara keseluruhan cerita pendek ini cukup menghibur dan layak untuk dinikmati.

 

Penulis: Alifya Aisyah

Editor: Iqbal Abdul Ra’uf

Related Articles

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Back to top button