Featured

Dari Lakeside Fit+ hingga Agropedia Space

Jejak Inovasi CAATIS Telkom University dalam Membangun Masa Depan Culinary Technology

AksaraFeature, Bandung (28/03/2024) Tahu Tuc Tuc? “angkot lokal” ber-ac alami yang kerap wira-wiri di kawasan Telkom University itu merupakan salah satu ciptaan tim Center for Assessment and Application of Technological Innovation for Society (CAATIS) Research Alliance. CAATIS Telkom University memiliki peran penting dalam mendukung penyelenggaraan kegiatan dalam berbagai aspek, termasuk kerjasama, kolaborasi, pengembangan, dan penerapan inovasi, serta kegiatan pendukung lainnya. Selain Tuc Tuc, CAATIS juga berinovasi di bidang bisnis kafetaria dan teknologi kuliner dengan membuka beberapa gerai minuman seperti Literasi Kopi, Agropedia Space, Kopi Lakeside dan Lakeside Fit+.

Memasuki area parkir gate empat dari pintu Barat, di bekas pos satpam, akan terlihat gerai Lakeside Fit+ yang menghadap Laboratorium Proses Manufaktur (PROSMAN). Lakeside Fit+ ini beroperasi pertama kali pada 28 Januari 2024 dan buka setiap Senin sampai Jumat dari pukul delapan pagi sampai pukul tiga sore.

Sekilas, orang akan mengira kalau gerai ini hanya menjual aneka jus buah biasa. Nyatanya, kita bisa menikmati Emerald Elixir (minuman susu dan alpukat) dan Orchard Delight (campuran apel, pisang dan susu) yang merupakan menu best seller di Lakeside Fit+.

Mempertimbangkan pentingnya pola hidup sehat bagi civitas akademik, CAATIS mengkreasikan minuman berkomposisi alami yang berkolaborasi dengan rasa, kesan dan pengemasan modern. Mereka juga tidak lupa memperhatikan kualitas bahan baku. Alih-alih gula tebu, mereka mengunakan gula jagung yang kaya serat. Inilah alasan pengimbuhan kata Fit+ di belakang nama Lakeside, Dimana Lakeside merupakan nama salah satu gerai milik CAATIS yang lebih dulu ada.

Dudi Setiadi, mahasiswa Ilmu Komunikasi Angkatan 2021 yang merupakan anggota tim CAATIS menjelaskan sitem shifting di Lakeside Fit+, “kita ada dua shift dan baristanya ini diwajibkan dari mahasiswa.”

“Kita juga di sini (jadwalnya) fleksibel banget. Jadi misal ada kelas (ketika jadwal jaga), ya kelas aja. Urusan ganti jadwal bisa dibicarakan ke tim. Kalau sampai nggak ada banget, nih, yang ngisi, ya, kita ngambil dari eksternal,” sambung Jayanti Dwi Putri, mahasiswi Perhotelan Angkatan 2022.

Soal Agropedia Space yang tidak lagi beroperasi, Jayanti menjelaskan timnya akan melakukan rebranding dan relocation dikarenakan akses masuk yang sulit dan ketidaktersediaan lahan parkir. Belum lagi masalah genangan air yang meluber saat musim penghujan. Saat ditanya mengeai rencana pembukaan gerai makanan baru, Jayanti menjawab tentu ada, namun dikarenakan sulitnya sanitasi pembuangan limbah makanan di beberapa lokasi, timnya akan merencanakan sistem ghost kitchen.

Dimana makanan tidak langsung dimasak di tempat, melainkan diolah di dapur pusat sebelum didistribusikan ke gerai-gerai.

Inovasi CAATIS yang tidak berhenti berkembang di bidang teknologi kuliner dengan melibatkan seluruh civitas akademik membuat lembaga ini layak diapresiasi. Sistem terjun langsung yang diterapkan kepada tim mahasiswanya juga sangat berpengaruh bagi masa depan karir mereka.

 

Penulis: Syifa Uswatun Khasanah

Editor: Nur Nazlizah Purwanti

Artikel Terkait

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Back to top button