Dibalik Perubahan Nama Beberapa Program Studi di Telkom University

0
341

AksaraNews, Bandung (20/07/2019) – Telkom University memiliki 41 program studi yang terbagi dalam 7 Fakultas. Pada tahun 2018 beberapa diantaranya melakukan pergantian nama program studi. Fakultas yang mengganti nama program studi adalah Fakultas Teknik Eletro (FTE), Fakultas Teknik Informatika (FIF), Fakultas Industri Kreatif (FIK), dan Fakultas Ilmu Terapan (FIT) dengan total 11 Program Studi.

Pergantian nama Program Studi yang ada di FIK dilakukan sebagai sebuah program branding. Nama yang telah berganti resmi digunakan saat tahun ajaran baru dimulai. Branding program studi bertujuan untuk memfokuskan kompetensi prodi yang ada di Telkom University, untuk mengikuti Visi, Misi, dan Integritas dari Universitas, dan untuk memberi informasi yang lebih spesifik terhadap masyarakat luas. “Karena setiap program studi yang ada di universitas mempunyai output yang berbeda-beda. Jadi branding itu tujuannya untuk meningkatkan nilai jual dan menspesifikan informasi saja kepada public,” ujar Asep Sofyan selaku Kepala Program Studi Industrial Design.

Tidak ada perubahan yang signifikan terhadap adanya pergantian nama program studi, mata kuliah dan SKS (Satuan Kredit Semester). Perubahan hanya ada pada fokus program studi tersebut. Seperti program studi Desain Produk yang berubah menjadi Industrial Design, terdapat 6 konsentrasi untuk memfokuskan bidang yang ada pada program studi. “Kita punya 6 konsentrasi fokus yang diarahkan mulai dari semester 3,” tambah Asep.

Berbeda dengan pergantian nama yang ada di FIK, FTE, dan FIF, pergantian nama program studi di FIT adalah sebuah program untuk mengikuti program pemerintah yang disebut Multi Entry Multi Exit (MEME), yaitu mempersiapkan perubahan program studi D3 menjadi program studi Sarjana Terapan dengan sistem terbuka. “Jadi program studi ini sekarang sudah mengusulkan, diminta untuk mengusulkan untuk perubahan itu (MEME). Disini Diploma itu harus standarnya D4. Jadi seluruh vokasi itu D4 (Sarjana Terapan), keatasnya itu Magister Terapan, keatasnya lagi Doktor Terapan, nah yang S1 terapan boleh menerima langsung dari SLTA, entry pertama dari SLTA, SMA, maupun Aliyah,” ujar Teguh Widodo selaku Dekan FIT. Dengan adanya program ini, kurikulum setiap Program Studi juga harus diubah untuk mengikuti standarnya. Kurikulum sebelumnya akan diubah dalam bentuk modul yang menyesuaikan tingkatan mahasiswa.

Sejauh ini tanggapan dari mahasiswa terhadap adanya pergantian nama ini cukup baik, terlebih juga tidak ada yang menghambat proses pembelajaran. “Kalau untuk tanggapan sih kebanyakan respon yang bagus. Tapi kan setiap ada keputusan selalu ada pro dan kontra, tidak mungkin semuanya suka. Tapi kita bisa meyakinkannya bahwasanya langkah yang kita ambil langkah demi kebaikan bersama, jadi kalo misal dikatakan ada yang suka atau ngga ya pasti ada. Cuma secara garis besarnya banyak yang merespon positif langkah pergantian nama seperti itu,” ujar Ahmad Riyadi, Mahasiswa S1 Industrial Design angkatan 2016.

Berikut nama program studi yang berganti nama :
1. Fakultas Teknik Elektro
– S1 Sistem Komputer menjadi S1 Teknik Komputer
2. Fakultas Teknik Informatika
– S1 Teknik Informatika menjadi S1 Informatika
– S1 Teknik Informatika (Internasional) menjadi S1 Informatika (Internasional)
– S1 Komputasi menjadi S1 Rekayasa Perangkat Lunak
– S2 Teknik Informatika menjadi S2 Informatika
3. Fakultas Industri Kreatif
– S1 Desain Produk menjadi S1 Industrial Design
4. Fakultas Ilmu Terapan
– D3 Teknik Telekomunikasi menjadi D3 Teknologi Telekomunikasi
– D3 Teknik Informatika menjadi D3 Rekayasa Perangkat Lunak Aplikasi
– D3 Manajemen Informatika menjadi D3 Sistem Informasi
– D3 Komputerisasi Akuntasi menjadi D3 Sistem Informasi Akuntansi
– D3 Teknik Komputer menjadi D3 Teknologi Komputer
– S1 Terapan Sistem Multimedia menjadi S1 Terapan Teknologi Rekayasa Multimedia

Penulis : Indi Annisa Qotrunada dan Nur Azizah Arini Putri

Editor : Falaah Saputra Siregar