FOLK oleh Bandung Amnesty Internasional Indonesia, Pemahaman Bahwa Kita Semua Bebas Berekspresi

0
110

AksaraNews, Bandung (19/8/2019)–Telah dilangsungkan diskusi terbuka yang berjudul “Freedom Of Talk” (FOLK) oleh Bandung Amnesty Internasional Indonesia pada Jumat, 9 Agustus 2019. Diskusi seru mengenai pentingnya kebebasan berbicara dan berekspresi, diisi langsung oleh Aviva Nababan (Researcher of Amnesty Internasional Indonesia), Nabillah Saputri (Divisi Akses Informasi Online SAFEnet) dan Alduri Asfirna (Vokalis Skastra) sebagai pembicara. Acara yang bertempat di Armor Coffe Bandung tersebut juga dimeriahkan oleh penampilan dari Skastra, Selepas Hujan, Smoothies, East Leaf, Invansi Tetangga, dan Wanggi Hoed.

Sesuai dengan judul yang diangkat, yaitu “Freedom Of Talk”. Diskusi tersebut membahas tentang pentingnya kebebasan seseorang dalam berbicara, berekspresi dan mengutarakan pendapat. Juga diselingi dengan obrolan isu-isu HAM (Hak Asasi Manusia) yang nyaring terjadi di masyarakat. Ketiga pembicara ahli tersebut menyampaikan topik ini dengan ringan dan edukatif, sehingga audiensi yang kebanyakan pelajar dan mahasiswa sangat antusias dalam menyimak diskusi tersebut. Ken selaku Manajer dari Group dan Komunitas Amnesty Indonesia menyatakan, “Diskusi FOLK ini memang dibuat seasik mungkin, karena freedom of expression adalah sesuatu yang perlu dialami juga. Maka di sini kami tidak membuat diskusi menjadi formal dan kaku, malah kami memasukan elemen seni dan musik sebagai salah satu cara untuk mengekspresikan diri”.

Walaupun masih terdapat kekurangan dalam marketing dan pemilihan waktu acara, tetapi diskusi seru FOLK tetap berlangsung meriah. “Saya berharap acara edukatif seperti FOLK tidak berhenti di sini, karena kebebasan berekspresi adalah satu cara menegakan HAM. Topik seperti ini harusnya tidak lagi menjadi tabu dikalangan muda-mudi, kita harus mulai me-mainstrea-kan HAM agar meningkatkan cara berpikir kritis kita,” ucap Krisna Aditama selaku perwakilan Gerak HAM Bandung.

Penulis: Yasinta Darin Firdaus
Editor: Dewa Made Surya