Headline

Kebijakan Baru Protokol Kesehatan di Telkom University

AksaraNews, Bandung (10/06/2022) – Presiden Republik Indonesia, Joko Widodo mengumumkan kebijakan baru mengenai kelonggaran pemakaian masker di area terbuka. Hal ini dilandasi dengan data kasus positif Covid-19 di Indonesia yang semakin menurun. “Jika masyarakat sedang beraktivitas di luar ruangan atau di area terbuka yang tidak padat orang, maka diperbolehkan untuk tidak menggunakan masker. Namun, untuk kegiatan di ruangan tertutup dan transportasi publik harus tetap menggunakan masker,” ujar Joko Widodo dalam konferensi pers 17 Mei lalu.

Salah satu tempat berkerumun saat ini adalah kampus yang sudah melakukan proses belajar mengajar secara hybrid, seperti Telkom University. Sesuai data dari ketua Satuan Tugas (Satgas) Covid Telkom University, mahasiswa yang melaksanakan hybrid saat ini berjumlah 7000 orang, 50% dosen mengajar secara langsung di kampus, dan karyawan Tel-U juga mulai mengerjakan pekerjaan mereka secara onsite.

Sebagai salah satu kampus yang sudah menerapkan sistem hybrid dalam proses belajar mengajarnya, Tel-U juga menerapkan kebijakan protokol kesehatan yang sesuai dengan aturan pemerintah. “Kalau dari Telkom University, kami juga mengikuti aturan dari pemerintah. Kemarin kan Jokowi sudah mengeluarkan per 17 Mei 2022 bahwa dilakukan perlonggaran. Di Telkom University sendiri kami juga sepakat dengan Pak Jokowi, artinya kasus di kami juga terhitung sangat rendah sekarang. Kalau dulu kan growth-nya cukup tinggi, sekarang kami sudah berada di zero case,” ujar Anisah Firli, Direktur Sekretariat & Perencanaan Strategis Telkom University.

Kasus yang sudah rendah ini memungkinkan para mahasiswa/i serta dosen dan karyawan Tel-U untuk melakukan kelonggaran pemakaian masker. Namun, mengingat proses belajar mengajar di area kampus berada di dalam ruangan, maka kampus tetap menghimbau untuk melaksanakan protokol kesehatan yang ketat. Mahasiswa tetap diwajibkan menggunakan masker di dalam ruangan dan di luar ruangan ketika berinteraksi dengan orang lain, tetapi jika melaksanakan olahraga di luar ruangan atau sedang sendiri maka diperbolehkan untuk tidak menggunakan masker.

“Jadi mayoritas kalau di ruangan terbuka kita sepakat dengan Pak Jokowi, tapi kalau untuk di dalam internal kami tetap memberlakukan protokol kesehatan penggunaan masker karena banyak bertemu dengan orang dan lain sebagainya untuk safety,” ujar Anisah Firli. Dengan diberlakukannya kebijakan ini oleh kampus, maka diharapkan kasus positif Covid-19 di dalam dan di luar kampus dapat terjaga.

 

Penulis: Rischa Zefaniya

Editor: Nur Aulia Rahman

Related Articles

Back to top button