Manufaktur Anatomi Kera: Mana yang Lebih Cacat, Antara Spiritualitas atau Rasionalitas?

0
465

AksaraNews, Bandung (8/5/2018) – Telah diselenggarakan acara produksi Teater Titik yang ke-3 dengan judul Manufaktur Anatomi Kera oleh Teater Titik pada tanggal 28 April 2018 di Gedung Serba Guna (GSG). Sebagai salah satu UKM yang bergerak dibidang Teater, pementasan merupakan sesuatu yang penting sehingga acara produksi ini merupakan sebuah puncak pencapaian karya dari Teater Titik sendiri dan acara produksi ini menjadi acara wajib yang selalu diselenggarakan oleh Teater Titik.

Manufaktur Anatomi Kera karya Gulang Satriya ini menceritakan tentang keadaan ketika spiritualitas tereduksi karena tebalnya rasionalitas atau sebaliknya. Cerita ini diangkat dari topik yang sedang hangat mengenai penindasan, perampasan tanah, Hak Asasi Manusia (HAM) atau pertikaian antar umat beragama. Produksi Teater Titik yang ke-3 ini berusaha membuat pertanyaan sekaligus pesan moral bagi apresiator untuk menunjukkan mana yang lebih cacat antara spiritualitas dan rasionalitas ketika masih ada oknum penindas dan kaum yang ditindas.

Afida Rahmati selaku sutradara, mengatakan, “Antusias penonton pada acara produksi Teater titik yang ke-3 ini terbilang cukup baik. Hal ini dapat dibuktikan ketika berakhirnya pementasan, penonton secara langsung mengikuti diskusi karya (berupa naskah pementasan).”

Penulis: Syavira Nur Asri

Editor: Annisa Nisrina