Featured

Memperingati Halloween, IMAGI Menggelar PAMALI

AksaraFeature, Bandung (9/11/2022) – Di tengah minggu-minggu persiapan Ujian Tengah Semester (UTS) atau assessment, Himpunan Mahasiswa Desain Komunikasi Visual Telkom University (IMAGI) ikut serta memperingati Halloween dengan menggelar Pesta Kostum Malam Ini (PAMALI) sekaligus menggenapi bulan Oktober pada Senin, 31 Oktober 2022.

Untuk pertama kalinya Halloween dirayakan di Telkom University, PAMALI menjadi acara perdana yang dihadirkan IMAGI terbatas untuk seluruh angkatan DKV (Desain Komunikasi Visual). Acara berlangsung dari pukul 15:00 – 19:00 di halaman gedung dan aula lantai lima Fakultas Industri Kreatif (FIK). Antusiasme mahasiswa/i DKV dari seluruh angkatan turut memeriahkan malam terakhir bulan Oktober dengan berbagai variasi kostum yang dikenakan, mulai dari tokoh film, serial, games, bahkan anime. Tidak hanya itu, games, arcade, bilik foto, live music, serta sederet rangkaian acara lainnya turut memeriahkan PAMALI.

Persiapan IMAGI sendiri dalam melancarkan PAMALI sudah sejak sebelum Oktober, “Sebenarnya, udah programnya anak IMAGI. Nah, salah satu prokernya memang mengadakan Halloween. Untuk kepanitiaannya sendiri sudah terbentuk dari Oktober, dan ngasih tau ke anak-anak DKV-nya lewat SG (Story Instagram),” jelas Rindiantika Definagati M, selaku staff di IMAGI.

PAMALI diperuntukkan khusus bagi mahasiswa program studi DKV dengan tujuan agar para mahasiswa/i DKV dapat menyalurkan baik kreativitas maupun kemampuannya melalui lomba ilustrasi eksperimental. Dengan mengangkat konsep pesta kostum, para peserta berlomba-lomba menampilkan kostum terbaiknya. Selain itu, dalam rangka memeriahkan acara ini terdapat lomba fotografi. Teknis dari lomba fotografi ini sendiri yakni, para peserta membagikan hasil potret momen menariknya lewat Instagram story  masing-masing menggunakan template dan hashtag yang telah ditentukan.

Walau berderet kemeriahan ditunjukkan pada malam puncak Oktober ini, tentu PAMALI tidak luput dari berbagai kendala. Mulai dari perubahan jadwal yang semula acara dimulai pukul 11 pagi pada akhirnya diundur menjadi pukul 3 sore, ketidakjelasan waktu berakhirnya acara, hingga acara lomba kostum yang dibatalkan. Kendati hitungan jari kekurangan acara perdana ini, tidak sebanding dengan kesuksesan IMAGI memeriahkan malam Halloween dengan PAMALI.

 

Tanggapan Peserta dan Panitia Terkait Acara

Muhammad Ferdhyansyah, salah satu mahasiswa DKV 2022 yang sudah menggeluti cosplay semenjak duduk di bangku SMA mengungkapkan acara PAMALI berlangsung seru. “Seru. Memang tujuan PAMALI, ‘kan, untuk menuangkan kreativitas anak-anak FIK dalam bentuk kostum, dan itu benar-benar terjadi karena banyak sekali kostum yang menarik, kreatif.”

Namun, yang disayangkan menurut Ferdhyansyah adalah kurangnya persiapan panitia IMAGI. “Kaget kayaknya, jumlah (peserta) nya tiba-tiba banyak. Jadi, ada beberapa acara yang dibatalin. Ambil contoh yang gampang, seharusnya acara sudah dimulai dari jam 11, ternyata saat sudah sampai sana panitia masih mengurus perizinan. Lalu, mendengar perlombaan fashion show (dibatalkan) jadi kecewa aja.”

Selain Ferdhyansyah, Kevin Fathi Nagara dari mahasiswa DKV 2019 yang kerap mengikuti acara cosplay mengungkapkan hal yang sama. 

“Menurut saya event-nya masih kurang mateng. Soalnya, dikasih tau cuman dari jam 11 sampai malam, dan itu masih ambigu. Peserta yang mengikuti lombanya pun juga bingung, saat bertanya ke panitia pun banyak yang belum tau.” Kevin juga menambahkan bahwa perlunya manajemen waktu, dan persiapan dari seminggu sebelumnya. Meski demikian, Kevin memakluminya karena acara ini termasuk baru.

Rindiantika juga membenarkan bahwa tentu IMAGI tidak lepas dari trial and error. Meski demikian, Rindiantika mewajarkan karena PAMALI ini untuk pertama kalinya dilaksanakan. 

“Lebih proper lagi, untuk tempatnya, terus waktu pelaksanaannya diperbaiki lagi.”

Harapan dari peserta dan panitia agar DKV tetap satu dan saling support, tetap berkembang lagi, dan lebih dimatangkan lagi.

 

Penulis: Salma Andhita & Daffa Shiddiq

Redaktur: Muhammad Hasbi Kurniawan, Nur Aulia Rahman

Related Articles

Back to top button