Headline

Mobil Patroli: Langkah Baru Tekan Angka Pelanggaran

AksaraNews, Bandung. (14/09/17) –  Akhir-akhir ini terdapat pemandangan yang sedikit berbeda di kawasan Telkom University. Hal ini terlihat dari adanya mobil patroli yang berkeliling untuk menertibkan lingkungan di sekitar wilayah kampus. Mobil patroli ini merupakan fasilitas yang disiapkan oleh anak perusahaan sebagai jasa pengadaan tenaga keamanan. Menurut Djakaria, selaku Kepala Urusan Rumah Tangga, hal ini bertujuan agar tenaga keamanan atau satpam dapat berkeliling kampus secara berkeliling untuk memantau kondisi kampus secara lebih efektif.        

“Jika sebelumnya tenaga keamanan atau satpam ini mengadakan patroli dengan media radio yang ada di tiap posnya maka sekarang dapat berkeliling dengan motor maupun mobil yang tergabung dalam PKD (Patroli Keamanan Dalam). Dengan sepeda motor tenaga keamanan dapat berkeliling dengan menjangkau seluruh kawasan yang ada di Telkom University, sedangkan dengan mobil jika terdapat pelanggaran seperti parkir sembarangan dapat diangkut oleh mobil patroli tersebut. Selain itu, apabila terdapat orang yang sakit dapat diangkut dengan mobil patroli tersebut karena disediakan kursi untuk duduk” ujarnya saat ditemui di depan Gedung K pada hari Kamis, 14 September 2017.

Selain untuk memantau dikawasan universitas, dengan adanya mobil patroli ini dapat menekan angka pelanggaran parkir sembarangan yang ada di Telkom University. Karena mobil patroli ini tak segan untuk mengangkut motor yang diletakkan tidak pada tempatnya. Mobil patroli ini sendiri  seringkali ditemui disekitar gerbang masuk motor, gerbang mobil Learning Center dan parkiran Fakultas Ilmu Terapan.

“Dengan adanya mobil patroli ini sangat mengurangi parkir liar, karena otomatis mereka akan melihat adanya mobil patroli ini sehingga dapat mengurangi angka parkiran liar di Telkom University. Apabila ada motor yang diangkut dapat dikembalikan dengan mekanisme bahwa motor tersebut disimpan di satu titik yang jaraknya tidak terlalu jauh dari tempat mahasiswa. Selain diangkut, mahasiswa yang bersangkutan juga diberi peringatan. Apabila pelanggaran yang dilakukan fatal, maka petugas keamanan akan menyita Kartu Tanda Mahasiswa (KTM) dan diserahkan kepada BK untuk di proses” pungkasnya.

Diharapkan dengan adanya mobil patroli dapat menekan angka pelanggaran parkir dan mahasiswa dapat parkir di tempat yang telah di sediakan. Sementara itu, terkait dengan jumlah sepeda motor yang terus meningkat, pihak universitas menggagas wacana untuk menerapkan Sistem Informasi Manajemen Parkir. Dengan sistem ini diharapkan dapat memudahkan mahasiswa untuk mengetahui ketersediaan tempat parkir.

“Saat ini sedang diwacanakan untuk menerapkan sistem informasi menganai parkir, seperti halnya yang ada di pusat perbelanjaan. Dimana dengan sistem ini mahasiswa dapat melihat ketersediaan lahan parkir yang ada. Dengan adanya sistem ini diharapkan tidak lagi ada penumpukan jumlah kendaraan di tempat parkir yang telah disediakan” tutupnya.

 

(DRW)

Related Articles

Back to top button