Telkom University, Sebagai Kampus Pertama Partner oBike

0
1260

AksaraNews, Bandung (20/1/2018) –Telkom University adalah salah satu universitas yang mencanangkan program go green. Untuk mewujudkan hal itu saat ini pihak universitas menggandeng salah satu perusahaan penyewaan sepeda asal Singapura yang bernama oBike. oBike merupakan perusahaan yang bergerak di bidang transportasi khususnya penyewaan sepeda yang telah memiliki pasar lebih dari 17 negara. Perusahaan yang awalnya diresmikan pada Januari 2017 di Singapura ini kemudian membuka pasar baru di Indonesia, dengan kampus pertama yang menjadi targetnya yaitu Telkom University.

 

Saat ini terdapat 215 unit sepeda yang tersebar dibeberapa titik kampus dan dapat dimanfaatkan oleh mahasiswa. Telkom University menjadi kampus pertama dilirik oleh oBike. Pada acara Sosialisasi Peminjaman oBike yang berlangsung pada Jumat (19/1/2018) di Gedung Damar, dijelaskan bahwa Telkom University merupakan kampus pertama di Indonesia yang bekerja sama dengan pihak oBike.

 

“Kami memilih Telkom University sebagai kampus yang pas untuk bekerja sama. Hal ini dikarenakan ada beberapa alasan yang mendukung hal tersebut, yang pertama karena luas kampus yang luas yakni 48 hektare. Dengan demikian wilayah kampus terbilang cukup dekat jika dijangkau dengan kendaraan bermobil atau bermotor, namun cukup jauh jika berjalan kaki maka alternatif yang cocok diterapkan yaitu dengan bersepeda. Kedua, tingkat kemiringan tanah yang minim. Wilayah tanah Telkom University terbilang datar, sehingga tidak ada alasan bagi pengguna sepeda untuk mengeluh dengan tanjakan ataupun turunan. Ketiga, karena terletak di wilayah Bandung maka keadaan suhu pun tidak menjadi masalah, akan sedikit yang mengeluhkan hawa panas di sekitar kampus saat bersepeda. Alasan lain, Telkom University pun merupakan kampus yang menerapkan sistem go green, sehingga sangat cocok dengan program sepeda kami,” ungkap William selaku Country Manager oBike.

 

Untuk proses peminjaman, bisa dilakukan dengan langkah awal yaitu mengunduh aplikasi oBike pada smartphone. Langkah selanjutnya adalah melakukan registrasi dan oBike pun dapat digunakan. Untuk biayanya, dikenakan harga Rp2.000,00 per 15 menit, atau bisa dengan membeli voucher bulanan dengan harga Rp50.000,00 untuk 30 hari pemakaian. Untuk mendapatkan voucher ini dapat diperoleh di kantin yang tersebar di area kampus.

 

Sementara itu, tempat parkir oBike masih berada dibeberapa titik, seperti di Gedung Bangkit (Gedung Rektorat), Gedung Damar (Gedung K), Gedung FEB dan FKB, serta gedung asrama putra mau pun asrama putri. Untuk kedepannya akan dilakukan pemerataan tempat parkir oBike agar mudah diakses oleh mahasiswa.

 

Kepala Bagian Pengendalian dan Pemanfaatan Aset, Aris Hartaman, juga memberikan tanggapannya mengenai oBike. Bahwa oBike merupakan suatu program yang in-line dengan komitmen kampus yang ingin menciptakan green campus, karena sepeda juga merupakan green transportation. Jika memiliki perkembangan yang baik, maka direncanakan persediaan sepeda akan ditambah menjadi 1.000 unit, sehingga nantinya mungkin akan diberlakukan aturan untuk dilarang mengendarai mobil atau pun motor di lingkungan kampus. Jika hal ini dapat terealisasikan, maka akan dibuatkan jalur-jalur tertentu khusus pesepeda.

 

“Saya cukup mendukung program oBike ini. Diharapkan dengan adanya hal ini bisa meningkatkan peringkat greenmatrick Telkom University di tingkat kampus se-Indonesia, yang pada tahun 2016 memiliki peringkat 11 kemudian pada tahun 2017 naik menjadi peringkat 9. Pihak Rektorat dan Kemahasiswaan pun sudah menyetujui program ini dan sampai saat ini tidak ada respon negatif dari mahasiswa, oleh karena itu diharapkan hal ini bisa sejalan dengan komitmen kampus,” ungkapnya saat ditemui selepas acara Sosialisasi Peminjaman oBike.

 

 

Penulis   :  Hartika Imanniar

Editor    :  Dennis Retno Widyastuti