Headline

Pembangunan Jalan Aspal, Trotoar Kampus, dan Rencana Gedung Parkir Bertingkat

AksaraNews, Bandung (10/05/2024) — Direktorat Asset and Sustainability (ASUS) Telkom University mengadakan proyek pembangunan trotoar dan pengaspalan jalan sepanjang 350 meter yang melintang dari tempat parkir TULT hingga utara Bandung Techno Park. Selain dalam rangka perbaikan lingkungan, proyek yang sudah berjalan sejak Januari 2024 ini bertujuan untuk mempermudah akses antar gedung fakultas dan mengoptimalkan kenyamanan mobilitas civitas academica.

Rencananya, trotoar ini akan dibuat dua jalur dan akses one way tetap diberlakukan sepanjang Jalan Telekomunikasi. Kantong-kantong parkir bagi kendaraan roda dua juga akan diperbanyak mengingat lalu-lalang sepeda motor yang terlalu padat.

“Bayangkan, dalam sehari ada delapan ribu lebih sepeda motor yang keluar masuk kampus, sedangkan luas kampus ini hanya 50 hektar. Apalagi banyak mahasiswa yang–maaf–suka lewat jalur yang tidak seharusnya. Kan, dari GKU kesana kendaraan bermotor sudah dilarang masuk, tapi ada saja yang melanggar,” papar Deni Mulya, Kepala Bagian Maintenance Direktorat Asset and Sustainability, Rabu (8/5).

Maka dari itu, diperlukan akses yang memadai dan kebijakan parkir yang jelas. Pengaspalan jalan dan pembangunan trotoar ramah pejalan kaki adalah salah satu upaya penertiban mobilitas kendaraan dan mengurangi penumpukan polusi karbon di lingkungan kampus.

Rencana selanjutnya adalah pembangunan gedung parkir bertingkat. Selain sebagai simbol kemajuan infrastruktur dan pusat parkir kendaraan roda dua, hal ini juga berperan dalam upaya menjaga keasrian lingkungan.

Deni juga menyebut kemungkinan parkir berbayar bagi seluruh pengguna lahan parkir di kawasan Telkom University, “Tentunya akan diadakan musyawarah dari perwakilan mahasiswa, perwakilan orang tua mahasiswa, dan pihak pengelola karena kalau dilihat, universitas lain juga sudah menerapkan parkir berbayar. Tapi, ya, kita tunggu saja kebijakan dari otoritas.” Mengenai kendala proyek, Deni menyebut satu-satunya kendala hanya pada anggaran.

Dengan adanya kemudahan akses pejalan kaki dan pusat parkir kendaraan roda dua, permasalahan mengenai ruwetnya lalu-lalang sepeda motor dan tingginya tingkat polusi karbon diharapkan bisa teratasi.

 

Penulis: Syifa Uswatun Khasanah

Editor: Nur Nazlizah Purwanti

 

Artikel Terkait

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Back to top button