Headline

Pembentukan Mental Melalui PKKMB

AksaraNews, Bandung (17/08/17) Pengenalan Kehidupan Kampus bagi Mahasiswa Baru atau biasa disingkat PKKMB adalah kegiatan yang diadakan setiap tahunnya untuk mahasiswa baru. Pelaksanaan PKKMB di Telkom University dibagi menjadi 2 batch, dimana batch 1 atau Gugus Pancasila dilaksanakan pada tanggal 7-9 Agustus 2017 untuk FTE, FEB, FIK, dan batch 2 atau Gugus Proklamasi dilaksanakan pada tanggal 14-16 Agustus 2017 untuk FRI, FIF, FKB, serta FIT. Beberapa mahasiswa baru ada yang merasakan keseruan dari pelaksanaan PKKMB ini, tetapi ada juga yang merasa bahwa pelaksanaan PKKMB ini kurang menarik.

Menurut Pak Andi Joko, selaku Ketua Pelaksana PKKMB 2017, tujuan diadakannya PKKMB adalah untuk memperkenalkan kehidupan kampus yang spesifik terutama di Telkom University, sebagai pembentukan mental awal agar lebih mandiri dan disiplin, dan sebagai ajang bersosialisasi untuk menyesuaikan kehidupan di lingkungan baru. Pelaksanaan PKKMB di Telkom University diisi dengan kegiatan-kegiatan yang berhubungan dengan kedisiplinan, kreativitas dan kecerdasan sosial, seperti disiplin dasar, Creative Contest, Mapping, pengabdian masyarakat, dan seminar.

“Kalau menurut aku PKKMB ini mendidik dan bermanfaat banget, apalagi seminar-seminar yang diadakan juga sangat memotivasi. Dari segi peraturan juga gak ada yang aneh atau menyimpang gitu, kakak panitianya juga baik-baik dan tidak ada perpeloncoan, jadinya aku merasa enjoy sama pelaksanaan PKKMB kemarin. Kendalanya sih paling cuma bangunnya aja yang kepagian” ujar Lucky Millenia, salah satu mahasiswi baru Manajemen Bisnis Telekomunikasi dan Informatika.

Lucky tetap merasakan banyak manfaat dari kegiatan PKKMB ini meskipun pelaksanaannya bisa terbilang singkat. “Manfaat yang bisa aku ambil dari PKKMB kemarin aku jadi disiplin, lebih bisa memanfaatkan waktu, belajar berbaur dengan orang baru yang berbeda suku maupun agama, jadinya aku belajar juga untuk menghargai perbedaan. Yang paling penting sih, sangat membantu aku dalam beradaptasi di lingkungan kampus”
Namun, ada juga mahasiswa baru yang merasa bahwa PKKMB 2017 ini kurang menarik dan membosankan. Malahan, beberapa hari ini sempat terdengar kabar dari salah satu mahasiswa baru, bahwa ketika sudah memasuki waktu untuk sholat, acara tidak diberhentikan dulu sejenak untuk sholat, sehingga ada beberapa mahasiswa yang tidak sempat melaksanakan sholat ketika tiba di asrama.

“Asik atau tidaknya acara PKKMB itu kan sebenarnya dari diri masing-masing mabanya, kita panitia pasti juga sudah mengusahakan yang terbaik. Dan ya, yang kemarin berkomentar bahwa PKKMB itu tidak menarik kita anggap sebagai masukan untuk tahun depan dan evaluasi buat panitia. Tapi intinya, kita panitia dan BK sudah mengusahakan yang terbaik untuk mahasiswa baru Telkom University 2017” ujar Rismaulidya Khairani, Koordinator Agenda and Planning Team.

Mengenai acara yang tidak diberhentikan dulu sejenak untuk sholat, Risma menjelaskan bahwa dari panitia sama sekali tidak melarang mahasiswa baru untuk melaksanakan sholat. Namun, panitia juga memikirkan dari segi keefektifan waktu. Jika 3000 lebih mahasiswa baru sholat saat itu juga dan fasilitas tidak mencukupi, itu akan memakan waktu yang sangat lama, sedangkan jika peserta kembali ke asrama maka waktunya lebih singkat dibandingkan sholat ditempat. Sebenarnya, dari rundown sendiri seharusnya acara sudah selesai sebelum adzan Maghrib. Tetapi, mobilisasi peserta juga berpengaruh terhadap waktu pelaksanaan PKKMB sendiri. Apalagi, jumlah peserta batch 2 lebih banyak dibandingkan batch 1 dan jumlah panitia di bagian mobilisasi terbilang sedikit.

“Kemarin juga ada yang berkomentar, mengapa hanya ada satu pintu yang dibuka untuk mahasiswa baru keluar dan dianggap memperlambat mobilasasi. Iya, memang kita hanya buka satu pintu, supaya tidak menumpuk diluar dan yang di dalam bisa langsung keluar. Kalau misalnya kita buka lebih banyak pintu kan, malah lebih lama lagi mobilisasinya, karena bakalan numpuk dan nyendat” ujar Risma.

Risma mewakili dari panitia PKKMB 2017 memohon maaf jika ada salah perbuatan atau salah kata selama pelaksanaan PKKMB kemarin dan apabila pelaksanaannya tidak semenarik ekspetasi dan harapan para peserta.

“Oh iya, kami sendiri itu sering menginstruksikan kepada peserta untuk jalan lebih cepat bukan karena semata-mata ingin melihat kalian lari atau membuat kalian lelah. Tetapi, karena itu memang kebutuhan supaya acara PKKMB ini tidak molor waktunya. Semangat terus ya semuanya, PKKMB kemarin tidak ada apa-apanya dibanding kuliah nanti. Dan selamat menikmati hari-hari perkuliahan kalian” tambahnya.

Meskipun waktu pelaksanaan proses PKKMB terbilang singkat, diharapkan mahasiswa baru dapat memanfaatkan waktu tersebut dengan baik untuk mengenal lingkungan dan kehidupan kampus serta mempunyai mental lebih kuat untuk hidup mandiri dan juga menjadi lebih disiplin. (AAP)

Related Articles

Back to top button