Pemira KEMA Tel-U 2017: Jumlah Pengambilan dan Pengembalian Formulir Seimbang

0
426

AksaraNews, Bandung (16/11/17) – Pemilihan raya atau yang biasa disebut dengan Pemira ialah acara pesta demokrasi kampus, yang setiap tahun dirayakan oleh seluruh mahasiswa Telkom University untuk menggunakan hak pilihnya dalam memilih pemimpin Keluarga Mahasiswa Telkom University (KEMA Tel-U) yang baru. Rangkaian kegiatan Pemira ini dimulai sejak tanggal 3 November 2017, dan perkembangan saat ini telah sampai pada tahap pengembalian formulir pendaftaran yang bertepatan pada 11 November 2017 kemarin. Diinformasikan oleh Ketua Komisi Pemilihan Raya (KPR) 2017 bahwa terdapat dua pasang calon presiden mahasiswa (Presma) dan wakil presiden mahasiswa (Wapresma) yang mengambil dan mengembalikan berkas formulir pendaftaran.
“Dalam Pemira tahun ini, ada dua pasang calon presiden mahasiswa dan calon wakil presiden mahasiswa yang mengambil dan mengembalikan berkas formulir pendaftaran. Sedangkan untuk dewan perwakilan mahasiswa (DPM) hanya ada satu calon yang berasal dari jalur independen yang mengambil dan mengembalikan berkas formulir pendaftaran,” ujar Farid Gibran selaku Ketua KPR 2017 (14/11).
Calon Presma dan Calon Wapresma tersebut ialah Fatur Rachman Rasyid beserta Ahmad Adli, kemudian pasangan lainnya adalah M. Wahyu Yusran beserta Kurniawan Setyo Budi. Sementara calon (DPM) jalur independen ialah Dirga Fradika.
Jika dibandingkan dengan tahun sebelumnya, jumlah formulir yang diambil dan dikembalikan pada Pemira tahun ini cukup jauh berbeda. Berdasarkan data yang diumumkan Ketua Pemilihan Umum (KPU) 2016, pengambilan formulir oleh calon Presma-Wapresma adalah 27 pasang dan calon DPM jalur independen sepuluh orang, sedangkan yang mengembalikan form tersebut ada tiga pasang calon Presma-Wapresma dan dua calon DPM jalur independen.
Kemudian dikabarkan oleh Farid Gibran, selain melalui jalur independen, nantinya anggota DPM juga akan ada calon dari jalur delegasi Ormawa Telkom University. “Sejauh ini belum ada masalah, tahap terdekat yang akan segera dilakukan ialah tahap verifikasi. Hasil dari tahapan ini akan diumumkan kemudian. Dalam Pemira tahun ini, sosialisasi dilakukan dengan cara sounding melalui official account Pemira 2017. Diharapkan dengan adanya hal ini dapat memudahkan mahasiswa untuk mengetahui informasi-informasi yang berkenaan dengan Pemira,” imbuh Farid Gibran.
Farid juga mengungkapkan harapannya untuk Pemira 2017 ini. “Saya berharap pelaksanaan Pemira tahun ini berjalan lancar, bersih dan tidak ada kendala dalam proses pelaksanaannya. Diharapkan pula mahasiswa menggunakan hak pilihnya dengan baik pada Pemira tahun ini,” ungkap Ketua KPR 2017.

Penulis : Dennis Retno Widyastuti
Editor : Hartika Imanniar