Pendapat Mahasiswa Terkait Relokasi Poliklinik

0
380

AksaraNews, Bandung (5/11/2018) – Sejak September lalu, Poliklinik Telkom University resmi direlokasi dari Gedung L ke Business Center. Relokasi ini bertujuan agar seluruh kegiatan pelayanan dapat terpusat di Business Center.

Namun, lokasi Poliklinik yang menjadi lebih jauh dari asrama, serta adanya larangan bagi kendaraan motor untuk memasuki kawasan tersebut, menjadi persoalan yang memicu pro-kontra, khususnya dari kalangan mahasiswa.

Chresensia Inez, mahasiswa jurusan Digital Public Relation angkatan 2018, berpendapat bahwa dia lebih setuju jika Poliklinik berada di Gedung L. “Kalau di Gedung L itu kan di tengah-tengah antara asrama dan Student Center ya, jadi lebih cocok saja. Kalau di teknik jauh banget” ucapnya.

Selain itu, relokasi tersebut juga dianggap tidak adil oleh Dzikra Handika, mahasiswa jurusan MBTI angkatan 2017. Lokasi tersebut dianggap terlalu jauh bagi mahasiswa Fakultas Komunikasi dan Bisnis (FKB), Fakultas Ilmu Terapan (FIT), dan Fakultas Ekonomi dan Bisnis (FEB). Dzikra berpendapat bahwa lokasi Poliklinik sebelumnya sudah strategis karena berada tepat di sebelah Gedung Kuliah Umum (GKU).

Hal serupa juga disampaikan oleh salah satu mahasiswa jurusan Teknik Industri angkatan 2018, Ryan Aris Hidayatullah. Ryan merasa bahwa lokasi Poliklinik yang baru kurang memudahkan mahasiswa. Adanya larangan bagi kendaraan bermotor untuk memasuki kawasan Business Center membuat mahasiswa kesulitan jika sedang terjadi situasi darurat. Sedangkan untuk menghubungi mobil ambulans pun membutuhkan waktu.

Beberapa mahasiswa mengaku tidak mendapatkan informasi mengenai pindahnya Poliklinik ini. Kurangnya sosialisasi membuat sebagian mahasiswa kebingunan dan tidak mengetahui lokasi Poliklinik yang baru. Ricko Agustian misalnya, mahasiswa jurusan MBTI angkatan 2016 ini mengaku tidak mengetahui mengenai relokasi Poliklinik.

Sementara itu, pendapat yang berbeda disampaikan oleh Jonathan Elsandro, mahasiswa jurusan Digital Public Relations angkatan 2018. Jonathan merasa bahwa Poliklinik yang baru jauh lebih nyaman. “Dari segi fasilitas berbeda, lebih lengkap. Mungkin lebih nyaman lah, ada TV.” Untuk lokasinya, dia berpendapat bahwa lokasi Poliklinik yang baru sudah strategis karena dekat dengan Student Center, yang merupakan pusat kegiatan UKM di Telkom University.

Ketika ditanya mengenai larangan menggunakan kendaraan bermotor di kawasan Business Center, Suhendra, selaku satpam yang berjaga di depan Poliklinik, mengatakan bahwa jika memang kondisi sangat darurat, maka mahasiswa diperbolehkan mengendarai motor untuk ke Poliklinik. Namun, ada baiknya jika mahasiswa tersebut melapor terlebih dahulu ke pos satpam. “Seharusnya lapor dulu ke pos radio, sesakit apapun, kan ada dua orang. Kalau sakit parah kan ada fasilitas ambulans, sudah jelas. Kalau laporan dulu pasti diizinin, gak mungkin tidak”, jelas Suhendra.

 

Penulis: Falaah Saputra & Citra Bella

Editor: Annisa Nisrina