Prodi MM Telkom University Gelar Seminar Guna Mempersiapkan Digital DNA 2019

0
155

 

AksaraNews, Jakarta (28/4/2019) – Telkom University melalui program studi Magister Managemen Fakultas Ekonomi dan Bisnis (Prodi MM-FEB) gelar acara seminar guna menjawab tantangan di era disrupsi digital yang sedang berkembang pesat saat ini. Acara ini diselenggarakan di BTPN Tower lantai 27, Jakarta pada 24 April 2019.

Seminar Digital DNA 2019 dengan tajuk How Digital Talent Facing Industry 4.0 menghadirkan pembicara yakni Director of Digital Airport PT Angkasa Pura II Jose Rizal; Direktur Teknologi dan Informasi Bank Rakyat Indonesia (BRI) Indra Utoyo; Deputy Head of Human Capital BTPN Pratomo Soeryandono; dan Chief Officer Growth Ayopop Ahmad Alkatiri sekaligus sebagai alumni Prodi Manajemen Bisnis Telekomunikasi dan Informatika Telkom University.

Keempat narasumber tersebut membahas How to Facing Digital Talent 4.0 dari sudut pandang pelaku industri di perusahaan masing-masing  dan memberikan arahan kapabilitas digital talent yang diminta industri saat ini dan dalam jangka panjang.

Direktur BRI Indra Utoyo mengatakan bahwa digital transformation Its not about technology tapi bagaimana skill dari setiap talent digital yang mampu bisa membuat consumer happy dan menjadikan bisnis bergerak lebih cepat dan efisien plus strategi guna transformasi organisasi.

“Kami sebagai pelaku indsutri kebutuhan talent digital sesungguhnya tidak bisa outsourcing harus dari dalam (insourcing) supaya paham dan sesuai dengan bisnisnya perusahaan, sehingga membuat pertumbuhan perusahaan terhitung cepat, hal tersebut yang menjadi tantangan di era saat ini,” Ucapnya.

Indra menambahkan bahwa Mindset digital harus dimiliki oleh semua karyawan dan berangkat dari menjawab painful consumer.

“Untuk menjawab tantangan tersebut dibutuhkan 7 kapabilitas sebagai berikut : (1) strong problem solving skills; (2) bold confidence and tough as hell; (3) good with numbers – data; (4) agile, we launch first improve later; (5) understand, its all hands on deck system, (6) be passionate; dan (7) master excel,” Ucapnya.

Dekan FEB Telkom University Dodie Tricahyono, Ph.D menjelaskan dalam menghadapi tantangan industry 4.0 sekaligus Higher Education 4.0 perusahaan sebaiknya fokus terhadap keberlanjutan jangka panjang sehingga memiliki revenue dan profit yang jauh lebih baik dibandingkan perusahaan yang hanya fokus pada jangka pendek.

Talent development adalah salah satu keputusan investasi jangka panjang perusahaan yang vital bagi perusahaan. Kami (Prodi MM) sudah menemukan solusi bagi perusahaan untuk hal tersebut melalui kurikulum kami yang dirancang untuk menjawab tantangan era disrupsi digital, sehingga mampu mempersiapkan pemimpin-pemimpin bisnis digital,” Terangnya.

Sumber: Public Relation Telkom University