Featured

Resensi Novel dan Hujan pun Berhenti

AksaraFeature, Bandung (29/11/2022) – Novel Karya Farida Susanty ini bercerita tentang Leostrada atau lebih akrab dipanggil Leo. Laki-laki SMA yang memiliki masa lalu yang kelam. Ia tumbuh menjadi pribadi yang suka memberontak dan tidak penurut. Dalam urusan pertemanan pun ia sama sekali tidak menganggap pertemanan antara ia dan teman-temannya adalah hal yang berarti, baginya kebaikan orang lain itu tidak ada.

Keluarganya berkecukupan namun ia tidak bahagia. Satu-satunya kebahagiaan yang Leo temukan selama hidup adalah Iris. Seorang gadis yang mampu membuat ia merasa masih ada kebahagiaan di dunia ini. Sampai akhirnya satu-satunya kebahagiaan itu telah meninggal dalam sebuah kecelakan. Sebuah kematian yang tak bisa ia relakan.

Hingga pertemuannya dengan Spiza membawa perubahan besar dalam hidup Leo. Mereka bertemu saat Spiza sedang menggantungkan teru teru bozu (boneka penangkal hujan). Dengan alasan, ia akan bunuh diri, asalkan tidak hujan. Pertemuan selanjutnya Spiza melakukan percobaan bunuh diri di sekolah, Leo memergokinya. Sejak pertemuan itu mereka digiring pada pertemuan-pertemuan selanjutnya yang membuat mereka semakin dekat.

Setelah semakin lama mengenal Spiza, Leo mulai mengetahui bahwa gadis ini mengalami depresi sehingga ingin mencoba untuk mengakhiri hidupnya. “Kamu mau bunuh diri?” Leo pernah bertanya yang akhirnya dijawab oleh Spiza “Ya, asalkan tidak hujan.” Alasan yang belum Leo ketahui mengapa harus ketika tidak hujan.

Sampai akhirnya pertemuan demi pertemuan diantara mereka membuka jawaban yang selama ini menjadi pertanyaan Leo. Spiza seorang gadis yang mengalami depresi akibat terus merasa bersalah pada kejadian masa lalunya yang membuatnya ingin mengakhiri hidup. Spiza pernah secara tidak sengaja menabrak seorang gadis hingga meninggal. Diketahui gadis yang ditabraknya adalah Iris, satu-satunya kebahagiaan seorang Leostrada.

Kelebihan / Kelemahan Novel

  • Kelebihan
  1. Cerita yang sangat menarik karena peristiwa yang terjadi dan permasalahan yang disuguhkan sangat kompleks. Sehingga membawa pesan tersendiri kepada pembaca.
  2. Alur yang disajikan menarik.
  3. Perwatakan tokoh yang mudah dipahami.
  4. Membawa pesan baik bagi pembacanya.
  • Kelemahan
  1. Bahasa dalam novel cukup sulit dimengerti.
  2. Terdapat kata-kata kasar pada percakapan antar tokoh / terkesan terlalu frontal.

Dalam novel ini terdapat amanat yang disuguhkan oleh sang penulis. Salah satunya yaitu kita harus mengontrol emosi, mengontrol emosi dapat membuat hidup tenang, dinilai sebagai sosok yang dewasa, dan dapat menjadi panutan. Kemudian, seperti tokoh Leo, ia tergambar sebagai remaja yang menggebu-gebu dalam melakukan sesuatu dan juga dipenuhi emosi menujukan bahwa dirinya tidak bisa mengontrol emosi.

 

Penulis : Athalia Zahra

Editor : Putri Legia Damayanti.

Related Articles

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Back to top button