Status Terkini COVID-19 di Indonesia

0
119

AksaraNews, Bandung (17/03/2020) – Rabu minggu kemarin (11/03), WHO (World Health Organization) telah menyatakan COVID-19 sebagai wabah pandemi, artinya setiap negara harus melakukan aksi aktif dan preventif mencegah virus masuk ke negaranya. Kasus COVID-19 di Indonesia pertama kali ditemukan pada 2 Maret 2020. Kasus 1 dan Kasus 2 terinfeksi virus SARS-CoV-2 akibat kontak dengan turis Jepang. COVID-19 berkembang sangat cepat. Data hari Senin (16/03) menunjukkan 121 orang masih dirawat.

Sampai saat ini (17/03), belum ada antivirus yang bisa mengobati maupun mencegah penyebaran virus baru ini. Mereka yang terinfeksi virus diberi obat untuk meringankan gejala yang dialami. WHO sedang mengoordinasikan upaya untuk mengembangkan vaksin dan obat-obatan untuk mencegah dan mengobati COVID-19. WHO masih belum merilis sumber dari SARS-CoV-2. WHO menduga virus menyebar dari transmisi hewan ke manusia. Virus Corona lainnya, seperti MERS-CoV dan SARS-CoV telah diteliti berasal dari hewan. MERS-CoV berasal dari unta dan SARS-COV dari luwak.

Presiden Indonesia, Joko Widodo, mengimbau warganya untuk beraktifitas dan bekerja di rumah. Jokowi ingin masyarakat saling bergotong royong untuk melawan pandemi ini. Universitas Telkom pun melakukan hal yang sama. Melalui Surat Edaran Rektor Nomor: 040/SKR4/REK/2020, kampus memerintahkan seluruh aktivitas civitas akademika dilakukan di kediaman masing-masing. Surat berlaku mulai tanggal 16 hingga 28 Maret 2020.

Untuk informasi lebih lanjut mengenai COVID-19 terdapat pada infografis terlampir :

Infografis: Vieri Fachriza Sukma
Penulis: Muhammad Fikri dan M. Arief Syahnakri A.
Editor: Nur Azizah Arini Putri