Opini

Tanggapan Mahasiswa Mengenai Relokasi Perpustakaan FKB ke Aula

AKSARA News , Bandung (30/11/16) –  Sebagai seorang mahasiswa dan calon ilmuwan, perpustakaan seharusnya menjadi tempat yang paling dicari, terutama dalam mencari referensi untuk membuat atau menyelesaikan tugas-tugas perkuliahan.

Perpustakaan yang berada di Fakultas Komunikasi dan Bisnis di pindahkan sementara  ke aula . Perpustakaan yang berada di Fakultas Komunikasi dan Bisnis ini di dipindahkan  karena sedang adanya renovasi. Renovasi ini sudah berjalan sekitar kurang lebih tiga bulan.

Tujuan dari renovasi ini adalah akan di gabungnya perpustakaan yang berada di Learning Center dan perpustakaan yang berada di Fakultas Komunikasi Dan bisnis (FKB). Mengapa digabung, karena gedung Learning Center akan di fokuskan sebagai gedung rektorat. Di mana semua petinggi-petinggi Telkom University akan di tempatkan di gedung Rektorat. Selain itu tujuannya untuk memberikan suasana yang nyaman bagi para mahasiswa.

Dalam pemindahan perpustakaan yang ada di Fakultas Komunikasi dan Bisnis untuk sementara ini, mendapat tangapan dari beberapa mahasiswa Telkom University. Dari mereka ada yang mengatakan bahwa perpustakaan yang di pindahkan ke aula tidak nyaman dan adanya keluhan dari beberapa mahasiswa.

 “ Menurut saya pribadi, pemindahan perpustakaan ke aula kurang nyaman. Tempatnya juga sempit. Tidak ada pembatas antara tempat untuk mengambil makanan atau minuman,  sehingaa orang terlihat mondar mandir dan itu menurut saya megganggu. Selain itu juga tas-tas pengunjung perpustakaan hanya di letakkan dimeja sehingga tidak aman”. Kata salah seorang mahasiswa Telkom University yang bernama Rizky Laili yang di temui saat berada di perpustakaan tersebut.

Memang tidak ada pembatas antara tempat pengambilan minuman atau makanan dengan meja yang biasa di gunakan oleh mahasiwa untuk belajar. Dikarenkan tempat memang sempit, sehingga kapasitas terbatas. Tidak hanya itu banyak tas-tas mahasiswa pengunjung perpustakaan yang di letakkan di meja dekat pintu masuk. Hal itu dapat membahayakan sang pemilik tas apabila terjadi kejadian yang tidak diinginkan.

Menurut satpam yang sedang berjaga saat itu, selama dia menjaga di perpustakaan dalam kurun waktu kurang lebih 3-4 bulan tidak ada kejadian mengenai keamanan. Untuk tas yang di letakkan di atas meja menurutnya aman aman saja.

Perpindahan sementara perpustakaan ini juga ada yang mengatakan bahwa tempatnya sudah nyaman walaupun setelah relokasi ada beberapa buku yang tidak ada dan perpustakaannya menjadi tidak lengkap. “ menurut saya untuk kenyamanan nya sih sudah nyaman , dengan adanya fasilitas dan terdapat banyak meja meja untuk menegerjakan tugas dan belajar. Tetapi untuk buku setelah di pindahkan perpustakaannya, ada yang kurang. Jadi buku bukunya kurang komplit” ujar salah seorang mahasiswa yang bernama Wibowo. ( ALT/IAM )

Related Articles

Back to top button