Tips dan Trik Menghadapi UAS

    0
    428
    Sumber foto : Google

    AksaraNews, Bandung (10/12/2017) – Bicara soal UAS, satu hal ini biasanya menjadi momen menegangkan bagi mahasiswa. Tak sedikit mahasiswa yang mendapat IPK kecil gara-gara nilai UASnya kurang memuaskan. Dosen pun terkadang memberi persentase yang besar pada substansi ini. Meskipun begitu, kabur dan merasa masa bodoh bukan solusi. Apalagi di Telkom University sendiri, UAS tinggal menghitung hari lagi, tepatnya akan dimulai pada Senin (11/12/2017). Nah, berikut ini adalah tips dan trik menghadapi UAS yang bisa membuat perbedaan besar dalam hasil ujianmu.

    1. Tentukan Target dan Luruskan Niat
    Pertama-tama, buatlah target nilai yang ingin kamu capai. Apakah ingin semua dapat A atau mungkin hanya ingin mematok nilai minimal tidak C. Mengapa demikian? Karena target jelas akan berimplikasi kepada seberapa banyak usaha yang harus dikeluarkan. Lalu, luruskan niat kamu. Sebenarnya, ini kembali ke pertanyaan mendasar, untuk apa kamu kuliah? Cobalah menulis alasan-alasan kenapa kamu kuliah. Tempel alasan-alasan tersebut di tempat yang sering kamu lihat, misalnya di depan meja belajar, di pintu lemari, atau di pintu kosan. Cara ini bisa menjaga kekonsistenanmu dan motivasimu untuk belajar.

    2. Hitung Mundur dan Membuat Jadwal
    Setelah menentukan target, lihatlah jadwal ujian dan tenggat waktu mengumpulkan tugas. Hitung mundur waktu yang bisa dipakai untuk belajar dan mengerjakan tugas. Bagi kalian yang UASnya diganti tugas besar, hitunglah hari-hari menjelang deadline. Dampaknya, kamu bisa membuat susunan mata kuliah apa saja yang harus dipelajari terlebih dahulu.

    3. Tinggalkan SKS (Sistem Kebut Semalam)
    Sesudah kamu melalui tahap nomor satu dan dua, susunlah jadwal mengerjakan tugas dan belajar. Tinggalkan kebiasaan SKS yang merupakan kebiasaan siswa SMA. Mahasiswa harus bisa menyusun jadwal secara terencana.

    4. Berkomitmen dengan Jadwal yang Sudah Dibuat
    Selain hubungan, belajar pun butuh komitmen. Hargai jadwal yang sudah kamu buat. Lalai bisa mengacaukan segalanya. Ketika sudah keteteran, tak jarang Si Pemalas dalam diri kita mulai berulah. Cobalah menghindari kegiatan sosial yang kurang diperlukan. Bukan berarti kamu tidak boleh berhubungan dengan teman-temanmu, namun batasilah waktu dan kurangi main-main. Coba ubah grup mainmu menjadi sebuah grup belajar. Buatlah sebuah komitmen dengan teman-temanmu. Kalian bisa saling membantu menyelesaikan soal atau sekadar semangat-menyemangati.

    5. Siapkan Amunisi
    Amunisi disini maksudnya bukan hanya peralatan yang dibutuhkan menjelang dan saat hari H: buku catatan, alat tulis, dan sebagainya. Melainkan mental dan fisik kita siap menghadapi ujian. Jangan sampai kondisi badan dan psikis menjadi hambatan. Jaga pola makan dan istirahat yang cukup. Mengonsumsi vitamin juga bisa membantu meningkatkan antibodi kamu.

    6. Berdo’a dan Meminta Restu Orang Tua
    Hal ini porsi pengaruhnya besar. Percayalah, bahwa do’a orang tua sangat manjur. Jangan coba-coba mengesampingkan campur tangan Tuhan. Berdo’alah agar diberi kelancaran dan diberi hasil yang maksimal.

    Penulis : Fidya Rahmawati
    Editor : Hartika Imanniar