Varian Soto Populer di Indonesia

    0
    55

    AksaraFeature, Bandung (4/12/2020) – Soto, nama makanan khas Indonesia yang sudah tidak asing lagi di pendengaran kita dan juga makanan yang sangat banyak peminatnya. Soto merupakan makanan yang berasal dari Indonesia dan banyak sekali ragam jenis, bentuk serta rasanya.

    Soto, atau yang disebut sebagai sroto, sauto, tauto, atau coto, merupakan makanan khas Indonesia seperti sop yang terbuat dari kaldu daging dan sayuran. Daging yang paling sering digunakan adalah daging sapi dan ayam.

    Berikut adalah beberapa varian soto yang populer di Indonesia berserta ciri khasnya.

    1. Soto Betawi
    Semangkuk soto betawi
    Sumber : Wikimedia Commons

    Soto Betawi berasal dari daerah Jakarta ini memiliki ciri khas tersendiri, yaitu mempunyai rasa yang gurih serta kuahnya yang sedikit keruh karena terbuat dari campuran susu beserta santan dan juga membuat rasa gurih pada soto tersebut. Untuk isian biasanya menggunakan daging sapi, jeroan, dan kaki sapi. Agar lebih terasa enak biasanya ditambahkan emping sebagai pelengkap isiannya. Ada hal yang menarik juga dari Soto Betawi ini, yaitu karena soto ini dipopulerkan oleh Lie Boen Po. Nama Soto Betawi mulai populer ketika sang penjual menutup tokonya sekitar tahun 1991.

    1. Soto Padang
    Sumber : Wikimedia Commons

    Soto padang memiliki ciri khas isian daging sapi atau ayam yang digoreng terlebih dahulu dengan dipotong kecil-kecil membuatnya terasa renyah. Selain itu, di dalam isiannya terdapat bihun dan perkedel sebagai pelengkap, serta sebagai tambahan biasanya ditambahkan tomat dan kerupuk merah. Soto padang dengan kuahnya yang berasal dari kaldu sapi belum lagi rempah-rempah khas padang membuat soto ini terasa hangat diperut dan sangat cocok dimakan pada saat cuaca dingin. Soto padang biasanya disajikan dengan tambahan nasi karena akan sangat lebih nikmat dan mengenyangkan saat dimakan biasanya. Sambal dari soto padang ini biasanya menggunakan sambal merah yang tidak terlalu matang.

    1. Soto Lamongan
    Sumber : Wikimedia Commons

    Soto Lamongan berasal dari Jawa Timur, lebih tepatnya dari daerah Lamongan. Ini adalah soto yang berasal dari daerah Jawa dan memiliki keistimewaan yaitu dari koya. Koya adalah serbuk kerupuk udang yang apabila dicampurkan dengan kuah sotonya maka akan menghasilkan rasa gurih pada kuah soto tersebut. Sedangkan isian dalam soto ini terdapat daging ayam kampung, irisan kol, tomat, daun bawang, telur, dan mi bihun. Sebagai pelengkap dari soto ini, biasanya menggunakan tambahan yaitu ceker ayam, sayap ayam, dan kentang goreng, serta tak lupa juga dengan jeruk nipis dan kecap.

    1. Coto Makassar
    Sumber : Wikimedia Commons

    Coto makassar atau yang disebut Coto Mangkasara berasal dari Sulawesi Selatan. Soto ini memiliki ciri khasnya tersendiri. Isiannya sama seperti soto pada umumnya, namun konon katanya soto ini memiliki 40 macam rempah sebagai bumbunya. Coto Makassar memang banyak dijumpai apalagi di kota Makassar, namun pada setiap warung yang menjualnya rasa dan isiannya biasanya berbeda tergantung dari rahasia dapur sang penjual. Coto Makassar juga memiliki ciri khas pada kuahnya yang berwarna seperti kecoklatan ini dikarenakan adanya campuran kacang tanah pada kuahnya.

    Meskipun begitu, ada banyak varian soto di berbagai daerah dan masing-masing memiliki ciri khas dan rasa yang beragam. Makanan soto merupakan salah satu warisan kuliner khas Indonesia yang mudah ditemukan dan patut dilestarikan. Soto bisa menjadi pilihan kuliner setiap berkunjung di sebuah daerah.

    Penulis : Anggi Rodesa Salsabella

    Editor : Iqbal Abdul Ra’uf