Wayang Kila, Mengungkap Sejarah Kecamatan Lakbok

    0
    99

    AksaraFeature, Bandung (26/10/2019) – Kecamatan Lakbok merupakan salah satu kecamatan yang berada di Kabupaten Ciamis, Provinsi Jawa Barat. Daerahnya berdekatan dengan Kabupaten Cilacap, Jawa Tengah. Mengingat masyarakatnya yang multikultur, ada dua bahasa yang dipakai sehari-hari, yaitu bahasa Jawa dan Sunda. Selain keunikan tersebut, kecamatan ini mempunyai sebuah kesenian tradisional wayang. Namun, kesenian wayang ini berbeda dengan wayang pada umumnya. Kesenian ini dinamakan Wayang Kila.

    Kila merupakan singkatan dari kidung dan lakbok yang artinya kerajaan yang subur dan loh jinawi (tentram dan subur tanahnya). Wayang Kila pertama kali dipentaskan pada Minggu, 15 November 2015, bertempat di Lapangan Desa Sukanagara, Kecamatan Lakbok, Kabupaten Ciamis. Pementasan wayang tersebut dipimpin oleh Ki Dalang Dian Herdiana. Wayang Kila ini memiliki dua fungsi  pertunjukan yang berbeda, yaitu sebagai acara pembukaan sakral bentuk persembahan budaya kepada Sang yang Asri (Nyi Pohaci) dan sebagai pengiring pertunjukan di suatu acara atau prosesi.

    Selain itu, Wayang Kila memiliki beberapa unsur, yaitu: boneka jerami; dalang yang memainkan wayang dan menyantikan lagu-lagu khas lakbok; barongan yang berbentuk hewan terbuat dari jerami; dan musik pengiring berupa kokoplak, bangbaraan, drum, dan suara para pemain (ngabeluk dan kawih).

    Pertunjukan Wayang Kila menceritakan tentang \sejarah Kecamatan Lakbok. Cerita ini mengingatkan bahwa Lakbok dahulunya adalah kerajaan yang mempunyai tanah yang subur dan makmur. Maka, Dalang selalu memerankan tokoh Sanghyang Dewi Sri, yang jika diartikan Sri adalah padi. Hamparan sawahnya yang luas dan tanahnya yang subur, kini menjadikan lakbok dikenal sebagai lumbung padi Kabupaten Ciamis.

    Sementara itu, kesenian ini diselenggarakan untuk acara arak-arakan yang tidak jauh beda unsurnya dengan acara sakral. Di pementasan ini, diharapkan setiap pihak ikut mendukung dan membantu demi terealisasinya kesenian Wayang Kila, hingga menjadi kesenian asli dari daerah Lakbok dan menjadi ikon Kecamatan Lakbok, Kabupaten Ciamis. Untuk melestarikan kesenian ini agar tidak tergerus oleh kemajuan jaman, pemerintah kabupaten Ciamis melestarikan dalam pertunjukan kesenian sebagai kegiatan tahunan, agar bisa lebih dikenal masyarakat.

    Penulis: Shinta Permatasari

    Editor: Dede Mastra