When Breath Becomes Air: Sebuah Pesan dari Transisi Akhir Dalam Hidup

    0
    520
    Sumber gambar: google

    AksaraFeature, Bandung (22/6/2018) – When Breath Becomes Air merupakan sebuah buku autobiografi yang ditulis oleh Paul Kalanithi, sebelum kematian menjemputnya. Buku yang terbit pada Januari 2016 ini, menceritakan perjalanan Paul dalam mencari makna dari kehidupan dan kematian serta apa yang membuat hidup ini layak untuk dijalani. Buku ini bercerita tentang kecintaan Paul pada sastra serta keinginannya untuk mencari makna dari kehidupan dan kematian, hal tersebut justru mengantarkan Paul untuk mempelajari sastra serta human biology. Baginya human biology merupakan cara untuk mempelajari kehidupan dan kematian secara sistematis sedangkan sastra merupakan suatu cara agar ia bisa menerjemahkan serta memberikan makna tentang menjadi seorang manusia. Paul pun akhirnya memilih menjadi dokter spesialis bedah saraf. Masa residensi menjanjikan Paul dengan masa depan yang cerah, karir yang gemilang, serta waktu yang dapat dia berikan untuk keluarganya. Namun, bertepatan dengan itu semua, Paul harus menghadapi kenyataan bahwa hidupnya akan berubah karena ia terdiagnosis mengidap penyakit kanker paru-paru.

    Buku ini lebih banyak bercerita pada masa transisi Paul sang dokter menjadi Paul sang pasien. Ditulis dengan sangat baik sehingga pembaca merasa seperti sedang mendengarkan penulis bercerita secara langsung bukan melalui tulisan. Pada buku ini juga terselip bebagai istilah medis yang diikuti dengan penjelasan singkat yang mudah dimengerti. Beberapa pembaca mungkin akan merasa bahwa buku ini terkesan “tanggung” karena akhir bagian yang diceritakan melalui sudut pandang Paul memang belum sempat ia tulis hingga selesai. Namun, hal itu juga yang menambah kedalaman dari kisah Paul. Bagian akhir yang ditutup dengan sudut pandang Lucy yang merupakan istri Paul juga menambahkan sisi lain yang sangat menarik dari kisah hidup Paul.

    Buku yang meraih penghargaan Goodreads Choice Award untuk kategori Memior dan Autobiografi ini mengajarkan kita bahwa dalam hidup ini kita harus bisa selalu mencari cara bagaimana agar kita berguna untuk oranglain dan selalu ada hal dalam hidup ini yang patut untuk diperjuangkan. Sikap Paul yang tidak menyerah walaupun menerima kenyataan dengan lapang dada serta caranya menghadapi kenyataan bahwa segala masa depan dan mimpi yang sudah ada di depan matanya harus berakhir merupakan pelajaran yang sangat berharga.

    Penulis : Safitri Dwi Ramadhanti

    Editor: Dina Fadillah